Onboarding karyawan atau pelanggan adalah tahap pertama yang menentukan seberapa lancar hubungan bisnis ke depannya. Apalagi di sektor keuangan, fintech, asuransi, hingga penyedia jasa digital—proses verifikasi identitas tidak boleh asal-asalan.
Sayangnya, masih banyak perusahaan yang bergantung pada proses onboarding manual. Meski terlihat sederhana di atas kertas, proses ini sering memakan waktu, membuat frustrasi, dan menghambat pertumbuhan bisnis.
Berikut tiga tantangan yang sering muncul kalau onboarding di perusahaanmu masih dilakukan secara manual.
1️⃣ Ribet & Makan Waktu
Bayangkan alurnya: pelanggan harus datang ke kantor, membawa berkas fisik, mengisi formulir dengan tangan, menandatangani dokumen, kemudian petugas harus memeriksa satu per satu. Jika ada kesalahan sekecil apa pun, semuanya harus diulang.
Selain itu, banyak perusahaan masih mengandalkan proses print–scan–upload, yang sebenarnya rawan error dan memakan banyak waktu. Dalam satu hari, tim operasional bisa kehabisan waktu hanya untuk memeriksa dokumen dan memvalidasi data.
Hal ini bukan hanya membuang tenaga, tetapi juga memperlambat onboarding ratusan, bahkan ribuan pelanggan baru. Akibatnya, potensi penjualan bisa tertunda hanya gara-gara proses administratif yang bertele-tele.
2️⃣ Sering Gagal Verifikasi
Kesalahan kecil seperti foto dokumen buram, format file tidak sesuai, atau tanda tangan tidak jelas, seringkali membuat proses verifikasi gagal. Bayangkan frustrasi pelanggan yang harus selfie berulang kali hanya karena foto pertama tidak diterima sistem.
Di era serba digital, kegagalan verifikasi menjadi titik rawan yang membuat calon pelanggan enggan melanjutkan. Mereka bisa pindah ke kompetitor yang menawarkan proses onboarding lebih cepat dan praktis.
Selain itu, bagi tim operasional, kegagalan verifikasi berarti beban kerja tambahan. Staf harus menghubungi pelanggan satu per satu untuk meminta dokumen ulang. Semua ini memakan waktu dan biaya operasional yang seharusnya bisa dihemat dengan sistem digital otomatis.
3️⃣ Data Kurang Aman
Keamanan data menjadi tantangan terbesar jika masih menggunakan proses manual. Dokumen fisik rentan hilang, rusak, atau jatuh ke tangan orang yang tidak berwenang. Belum lagi risiko human error—salah input data, berkas tertukar, atau terselip di tumpukan kertas lainnya.
Tantangan ini semakin berat karena data yang dikumpulkan dalam proses onboarding biasanya bersifat sensitif: foto KTP, data biometrik, tanda tangan, hingga dokumen pendukung lainnya. Tanpa enkripsi atau sistem verifikasi digital, data-data ini mudah disalahgunakan.
Dalam era digital, kebocoran data bisa menimbulkan kerugian besar bagi bisnis: reputasi tercoreng, kehilangan kepercayaan pelanggan, hingga potensi sanksi hukum. Jadi, perlindungan data harus menjadi prioritas utama.
Apa Dampaknya Kalau Masih Pakai Cara Lama?
Tidak hanya waktu dan tenaga yang terbuang, cara manual juga membatasi pertumbuhan bisnis. Perusahaan kesulitan memproses onboarding dalam jumlah besar secara cepat. Akibatnya, potensi revenue tertunda, bahkan hilang ke kompetitor.
Selain itu, tim internal pun terbebani. Alih-alih fokus pada strategi bisnis, mereka terjebak di pekerjaan administratif yang bisa diotomasi dengan teknologi digital.
Fakta di lapangan menunjukkan banyak startup dan perusahaan finansial yang akhirnya beralih ke digital onboarding agar bisa bersaing lebih cepat. Mereka tidak lagi mau ketinggalan zaman dengan proses manual yang membuang energi.
Solusi Pasti: Pindah ke Onboarding Digital
Untuk keluar dari tantangan tersebut, Beeza hadir sebagai solusi digital onboarding modern yang cepat, aman, dan legal.
Dengan Beeza, semua proses dilakukan secara otomatis:
- Pelanggan hanya perlu upload dokumen lewat smartphone.
- Sistem e-KYC (Electronic Know Your Customer) memvalidasi identitas secara otomatis.
- Face Match & Liveness Detection memastikan verifikasi biometrik akurat.
- Data pelanggan terenkripsi dengan standar keamanan tinggi.
- Seluruh proses sah secara hukum karena sudah sesuai regulasi verifikasi digital di Indonesia.
Bahkan integrasi Beeza ke sistem perusahaan sangat mudah. Tak perlu repot bikin aplikasi baru—Beeza bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis kamu.
Kenapa Harus Segera Beralih?
✅ Hemat Waktu & Biaya: Proses onboarding yang tadinya berhari-hari bisa selesai dalam hitungan menit.
✅ Meningkatkan Kepuasan Pelanggan: Pengalaman onboarding yang cepat dan lancar bikin pelanggan loyal.
✅ Keamanan Data Terjamin: Semua data sensitif terlindungi dengan enkripsi dan autentikasi biometrik.
✅ Siap Bersaing: Bisnis kamu lebih siap menjangkau pasar digital tanpa terhambat tumpukan kertas.
Beeza, Solusi Onboarding Digital yang Sat Set & Aman
Dengan Beeza, semua kerumitan onboarding manual bisa diatasi hanya dalam beberapa klik. Beeza menghadirkan teknologi e-KYC, Face Match, dan Liveness Detection yang memastikan identitas pelanggan terverifikasi otomatis, akurat, dan sah di mata hukum. Tidak ada lagi berkas tercecer, dokumen hilang, atau verifikasi berulang yang memakan waktu. Semua data juga terenkripsi dengan standar keamanan tinggi, jadi bisnis kamu bisa fokus berkembang tanpa harus khawatir soal kebocoran data. Beeza membuat onboarding digital jadi mudah, cepat, dan aman untuk semua skala perusahaan.
Tinggalkan Cara Lama, Sambut Onboarding Sat Set!
Jangan biarkan bisnis kamu kalah saing hanya karena masih pakai cara lama. Sudah waktunya upgrade ke onboarding digital bersama Beeza. Proses lebih cepat, verifikasi lebih akurat, keamanan data lebih terjamin.
👉 Kunjungi: www.beeza.id dan Hubungi Kami untuk informasi lainnya.