Blog Inovasi Fintech

BNI Luncurkan Wondr Multicurrency: Transaksi Global Makin Praktis

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI resmi meluncurkan Wondr Multicurrency, sebuah layanan inovatif yang memungkinkan nasabah menyimpan hingga 12 mata uang asing dalam satu rekening dan melakukan transaksi di lebih dari 32 negara.

Fitur ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat yang sering bepergian ke luar negeri, baik untuk keperluan bisnis, pendidikan, maupun perjalanan pribadi. Dengan satu rekening, pengguna dapat mengelola berbagai kebutuhan finansial internasional tanpa harus membuka akun terpisah di setiap negara tujuan.

Namun, di balik kemudahan tersebut, tantangan baru pun muncul: bagaimana memastikan keamanan data pribadi dan transaksi digital tetap terjaga di tengah maraknya ancaman siber global.

Inovasi Layanan Perbankan Digital

Wondr Multicurrency hadir sebagai jawaban atas tren globalisasi dan meningkatnya kebutuhan transaksi lintas negara. Menurut laporan Bank Indonesia (BI), transaksi valas individu di Indonesia mengalami peningkatan signifikan, terutama dari segmen mahasiswa luar negeri, pelaku UMKM ekspor, hingga traveler bisnis.

Dengan fitur terbaru BNI, nasabah kini bisa:

  • Menyimpan hingga 12 mata uang asing dalam satu rekening..
  • Melakukan transaksi di lebih dari 32 negara tanpa repot menukar mata uang fisik.
  • Mengakses layanan ini secara digital melalui platform perbankan BNI.

“BNI berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat global dengan menghadirkan solusi yang praktis, fleksibel, dan aman. Kami percaya Wondr Multicurrency dapat mempermudah aktivitas finansial lintas negara,” ujar perwakilan BNI dalam peluncurannya.

Siapa yang Paling Diuntungkan?

Peluncuran fitur ini disambut positif oleh berbagai kalangan. Ada tiga segmen utama yang diperkirakan akan sangat terbantu:

  1. Traveler dan Digital Nomad – Mereka dapat bertransaksi langsung dengan mata uang lokal tanpa biaya tambahan yang tinggi.
  2. Mahasiswa Luar Negeri – Tidak perlu khawatir soal pengiriman uang kuliah atau biaya hidup lintas negara.
  3. Pebisnis Global – Mempermudah transaksi ekspor-impor dan pembayaran lintas mata uang.

Laporan McKinsey & Company juga mencatat bahwa digitalisasi layanan perbankan lintas negara dapat menekan biaya transaksi hingga 30% dan mempercepat efisiensi pembayaran internasional.

Tantangan di Balik Kemudahan

Meski membawa manfaat besar, digitalisasi perbankan lintas negara juga membuka peluang baru bagi kejahatan siber. Interpol dalam laporan 2024 menyebutkan bahwa serangan malware dan pencurian data finansial lintas negara meningkat hingga 35% dalam setahun terakhir.

Risiko yang perlu diwaspadai meliputi:

  • Kebocoran data pribadi nasabah melalui jaringan publik yang tidak aman.
  • Phishing dan social engineering, di mana pengguna tertipu memberikan data login.
  • Pencurian identitas digital untuk mengakses rekening atau melakukan transaksi ilegal.

Karena itu, meski teknologi seperti Wondr Multicurrency memberi keleluasaan dalam mengelola keuangan, keamanan data tetap harus jadi prioritas.

Solusi Perlindungan Data

Agar kenyamanan transaksi global tetap aman, nasabah dan perusahaan perlu memperhatikan aspek perlindungan data pribadi. Beberapa langkah penting yang bisa dilakukan:

  1. Gunakan autentikasi berlapis seperti OTP, biometrik, atau autentikasi dua faktor.
  2. Hindari jaringan WiFi publik saat melakukan transaksi finansial.
  3. Gunakan layanan proteksi data digital yang bisa mendeteksi aktivitas mencurigakan sejak dini.
  4. Pastikan dokumen dan identitas digital terlindungi dengan teknologi verifikasi dan enkripsi.

Dengan langkah-langkah ini, kemudahan transaksi lintas negara dapat berjalan seiring dengan rasa aman yang dibutuhkan oleh nasabah.

Pentingnya Mitra Teknologi Keamanan

Di era digital, bank besar seperti BNI tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan ekosistem finansial. Dukungan mitra penyedia teknologi keamanan data menjadi sangat krusial.

Salah satu solusi yang kini banyak dipakai adalah teknologi e-KYC, face recognition, liveness detection, hingga tanda tangan digital. Teknologi ini membantu memverifikasi identitas secara cepat, akurat, dan aman tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.

Inovasi semacam ini memberi perlindungan tambahan agar data pribadi nasabah tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Transaksi Global yang Aman dan Praktis

Dengan hadirnya BNI Wondr Multicurrency, masyarakat kini memiliki akses yang lebih luas dan mudah terhadap layanan finansial lintas negara. Namun, kesadaran terhadap keamanan data tidak boleh diabaikan.

Kemudahan dan keamanan harus berjalan beriringan. Perbankan bisa menghadirkan solusi transaksi global yang praktis, sementara teknologi keamanan data hadir untuk memastikan privasi tetap terlindungi.

Di era digital, kenyamanan bertransaksi harus dibarengi dengan perlindungan data pribadi yang kuat. Mengelola banyak mata uang di luar negeri memang praktis, tetapi pastikan keamanan identitas dan dokumen Anda tidak jadi celah bagi kejahatan siber. Solusi perlindungan data modern kini bisa membantu Anda menjaga keamanan setiap transaksi digital.
👉 Pelajari lebih lanjut di beeza.id