Seorang buruh jahit di Pekalongan mendadak menerima tagihan pajak fantastis hingga Rp 2,8 miliar. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menegaskan tidak pernah menagih jumlah tersebut kepada yang bersangkutan. Kasus ini diduga bermula dari pencatutan data pribadi yang membuat identitas sang buruh…